Entah kenapa ada rasa . . .
Selasa, 06 September 2011
Lebaran Di Kampung Orang, So What?!!
Entah kenapa ada rasa . . .
Rabu, 03 Agustus 2011
Mojokuto
Dengan uraian kata singkat dan penuh makna terkadang bisa menggambarkan keseluruhan keadaan situasi dan suasana. Itulah kelebihan dari sebuah puisi, makna yang tersembunyi yang tidak bisa dicerna orang awam sering kali terpatri dalam sebuah puisi.
Berikut adalah Puisi yang bisa menggambarkan suasana kekeluargaan serta kebersamaan di sebuah Kota kecil yang pernah meraih penghargaan Adipura pada tahun 1996 dan 1997 silam, Pare. Atau lebih dikenal dengan sebutan Pare Kampung Inggris. Pada saat penulis menghabiskan waktu 3 bulan di sana.
Selasa, 02 Agustus 2011
Jumat, 01 Juli 2011
NTB ASIK
Adalah catatan perjalanan penulis, melakukan backpacker mengitari sebagian kecil pulau Jawa pada pertengahan tahun 2009. Dengan modal uang secukupnya tanpa ATM di dompet, dan tanpa tahu jalan menuju daerah yang ingin dikunjungi. Cukup dengan berkomunikasi dengan warga setempat dan 'sedikit' nekat menjelajahi jalanan yang belum pernah dijamah sebelumnya. Banyak hikmah, pengalaman dan kisah seru yang rasanya tidak bisa didapatkan disembarang waktu dan tempat
:travel
Kamis, 19 Mei 2011
Lakey beach, the hidden wealth of Indonesia
Indonesia as an archipelago country has much of wonderful beach is not only for tourism object but also be a heaven for surfer. One of that is Lakey Beach. Lakey beach located in subdistrict of Hu`u, district of Dompu, Sumbawa island, Province of West Nusa Tenggara, is one of wonderful beach in our country and maybe have not known by our society. That was ironic!
Rabu, 11 Mei 2011
CHE GUEVARA
![]() |
| El Che |
El che is the daily name of Ernesto Guevara de La Serna. The man makes me inspired. He is a revolutionary
Actually, he was a doctor. He graduated from his college and got a doctor degree also. The incredible experience of him was
Minggu, 17 April 2011
Wartawan
Wartawan merupakan suatu pekerjaan yang sangat mulia. Mengorbankan waktu, pikiran serta tenaga demi mendapat sebuah berita guna memberi informasi pada masyarakat umum. Bahkan terkadang mengorbankan kepentiungan pribadi. Bekerja sebagai wartawan tidak hanya mengharapkan imbalan duniawi semata namun Insya Allah bisa menjawab harapan masyarakat luas. Karena berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan salah satu penggalan Undang Undang Dasar 1945 yang merupakan pondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dewasa ini, citra wartawan kurang mendapat apresiasi dari masyarakat
Tulungrejo Kelabu
Hujan Turun dengan derasnya
Anginpun ikut berhembus kencang
Mentari telah menghilang
Gelap datang tak bisa dipungkiri jua
Di Kota kecil nan ramah
Aku menyendiri di titik temu
Mencoba melawan kegundahan hatiku
Yang semakin hari membuatku gelisah
Bidadari yang dulu menjadi inspirasi
Kini menghilang tak kembali
Apa daya seonggok daging melawan kuasa Illahi Rabbi
Semoga ini menjadi jalan untuk menggapai mimpi
Sekiranya kami berjodoh, pertemukanlah kami kembali
Suatu Masa nanti
06.07 WIBP
11 April 2011
Di titik temu 'tempat menggapai mimpi'
Ditemani udara yang tidak bersahabat.
Anginpun ikut berhembus kencang
Mentari telah menghilang
Gelap datang tak bisa dipungkiri jua
Di Kota kecil nan ramah
Aku menyendiri di titik temu
Mencoba melawan kegundahan hatiku
Yang semakin hari membuatku gelisah
Bidadari yang dulu menjadi inspirasi
Kini menghilang tak kembali
Apa daya seonggok daging melawan kuasa Illahi Rabbi
Semoga ini menjadi jalan untuk menggapai mimpi
Sekiranya kami berjodoh, pertemukanlah kami kembali
Suatu Masa nanti
06.07 WIBP
11 April 2011
Di titik temu 'tempat menggapai mimpi'
Ditemani udara yang tidak bersahabat.
Apalah arti sebuah nama??
Ya, sering kita mendengar ungkapan seperti judul di atas, ungkapan yang pendek tapi syarat akan sindiran. Nama adalah identitas seseorang dan identitas adalah ciri dari seseorang, menurut penulis nama sangat penting, sebagai identitas diri kita dan hal pertama yang kita tanyakan saat berkenalan adalah sebuah nama “Siapa nama Anda?”. Bukan pertanyaan “Berapa berat badan anda?” atau pertanyaan konyol seperti “Berapa kali anda mimpi basah dalam seminggu?”
Pada saat pertama kita dilahirkan di dunia saja, keluarga besar kita pasti selalu berunding untuk membicarakan pemberian nama pada sang bayi, setelah terlebih dahulu bersyukur tentunya pada Yang Maha Kuasa atas rahmat dan rejeki bertambahnya anggota keluarga.
Untuk mensyahkan sebuah nama, umat Islam memiliki kebudayaan yang namanya Aqiqah, satu anak dihargai dengan seekor nyawa kambing, untuk meresmikan sebuah nama saja kita harus mengorbankan nyawa makhluk hidup ciptaan Allah SWT lainnya. Subhanallah..
Nama adalah do`a, harapan keluarga agar kelak menjadi orang, dari sebuah nama tersebut. Contohnya Nur Karunia Illahi yang memiliki arti Cahaya Karunia Allah. Reza Rifyal Akbar yang artinya pemikir yang besar. Secara tidak langsung sebutan nama tersebut mempengaruhi otak kita. Yang terdiri dari otak kanan (imajinasi), otak kiri(realitas), otak tengah(kontrol) otak bawah sadar. Dan yang penulis sebutkan terakhir adalah otak yang paling berpengaruh dibanding yang lainnya.
Sesuai dengan namanya otak bawah sadar. Otak yang bekerja dibawah alam bawah sadar kita, namun kekuatannya melebihi yang bisa kita bayangkan. Contoh positif Silahkan coba katakan berulang kali “Saya Ikhlas bekerja karena Allah ta Alla” disaat anda sedang malas bekerja, Insya Allah setelah itu anda akan merasa lebih comfort untuk bekerja. Seakan rasa malas anda tadi entah menghilang kemana. Itulah yang disebut afirmasi, afirmasi adalah pernyataan tentang kebenaran yang hendak diserap dalam kehidupan seseorang. suatu upaya yang melekat dalam pikiran hingga alam bawah sadar terpancing untuk bereaksi dan beraksi. Secara tidak langsung menstimulasi otak kita untuk berbuat seperti itu.
Seperti halnya di Dunia ini tercipta selalu berpasang-pasangan, hal positif selalu ada hal negatifnya. Apabila kita mengafirmasi otak kita untuk hal-hal yang buruk, suatu saat nanti sesuatu yang buruk itu akan terjadi pada diri kita tanpa kita sadari sebelumnya. Sebagai contoh yang termasuk populer adalah Duo vokal Ratu (Maia Estianty & Mulan Kwok) dengan lagunya yang terkenal di akhir tahun 2004 silam yaitu Teman Tapi Mesra (TTM). Tak lama berselang itu terjadi pada duo vokal Ratu tersebut. Mulan menjadi TTM dari Ahmad Dhani yang notabenenya adalah suami dari Maia Estianty.
Kemudian lagu yang terkenal di tahun 1980 an “Pulangkan saja aku pada ibuku atau ayahku” yang dipopulerkan oleh Betharia Sonata. Di kemudian hari “dipulangkan” beneran oleh Willy Dozer selaku suaminya. Tanpa kita sadari kekuatan otak bawah sadar kita sangat berpengaruh dalam alur kehidupan kita. Mempengaruhi pikiran kita, karena pikiran kita jauh lebih mengekspresikan dan memengaruhi daripada tubuh kita.
Penulis pernah mengalaminya, di awal tahun 2009 penulis memberi nama kontak di Handphone (HP) dengan sebutan Nevermind untuk seorang pujaan hati yang telah menemani tumbuh dewasanya penulis. Dalam ekspresi bahasa Inggris Nevermind memiliki arti Lupakanlah/Biarkanlah. Setelah sebelumnya nama dikontak HP untuk sang pujaan hati adalah Josephira. Meniru nama sebuah judul lagu Slank. Yang menceritakan seorang wanita yang paling berpengaruh dalam kehidupan Bimbim(Leader Group Slank).
Pada awal pemberian nama tersebut sang pujaan hati sempat menanyakan perihal pemberian nama tersebut, penulis menjawab arti nevermind di nama tersebut adalah lupakanlah dalam artian lupakanlah sifat-sifat atau hal yang buruk dari sang pujaan hati, bukan berarti melupakan sang pujaan hati seperti yang dipikirkan oleh beliau.
Seiring berjalannya waktu hubungan kami lambat laun makin runyam, tidak lagi sehangat dulu tidak lagi seromantis dulu. Yang ada hanya pertengkaran setiap waktu. Penulis tidak pernah menyambung-nyambungkan keadaan hubungan kami dengan pemberian nama pada kontak HP tersebut. Dalam mindset penulis, umur hubungan kami yang sudah lama (4 tahun lebih) sehingga menghasilkan kejenuhan pada kedua belah pihak, sehingga perlu sedikit break untuk solusinya.
Sampai pada suatu hari penulis membaca sebuah buku yang membahas tuntas tentang kekuatan otak bawah sadar sedemikian kuatnya sampai kita tidak bisa prediksi. Secara tidak langsung tiap berkomunikasi telpon atau sms pada saat masih berhubungan dulu penulis menyebutkan nama nevermind (Lupakanlah/biarkanlah) tersebut berulang kali, sehingga membuat otak bawah sadar bekerja diluar kendali penulis.
Yaa, penyesalan selalu datang diakhir cerita, sang pujaan hati sudah tidak lagi merasa sayang pada penulis seperti sedia kala, hanya rasa hambar yang tersisa (seperti pengakuan beliau). Mungkin saja karena dalam waktu yang bersamaan beliau sedang PDKT(pendekatan) dengan lelaki lain sehingga secara tidak langsung membandingkan penulis dengan lelaki tersebut, lelaki yang dulu sempat beliau beritahu penulis bawa beliau kagum pada lelaki tersebut, (karena ini kebiasaan kami selalu saling terbuka satu sama lain) cuma sebatas kagum. Begitu pengakuan beliau, tapi entah kenapa pada saat mendengar pengakuan beliau tempo hari, penulis merasakan getaran yang berbeda. pikiran serasa cemas dan tubuh pun ikut merinding. Berbeda sensasinya dengan pengakuan beliau sebelum-sebelumnya, dan akhirnya kecemasan penulis benar adanya, sekarang beliau semakn dekat dan mesra hubungannya..
Suatu hal tidak pernah engkau nilai berharga sebelum engkau kehilangannya.
Itulah yang terjadi pada penulis, saat ini penyesalan datang, menyesal tidak memperlakukan beliau sedemikian rupa, rasa sayang yang terlalu berlebihan menghasilkan perlakuan-perlakuan tersebut. Nasi sudah menjadi bubur, tak mungkin penulis memaksa beliau untuk mencintai penulis seperti sedia kala, karena cinta bukan sebuah paksaan, dan cinta terkadang tidak harus memiliki. Meskipun penulis tidak bisa lagi menjalin hubungan dengan beliau, tapi perasaan hati tak bisa penulis bohongi. Penulis masih mencintai dan menyayangi beliau apa adanya.
| Too sweet to forget |
Yaah, meskipun penulis sudah mempersiapkan hari penentuan (10 April 2011) dengan berpuasa sunnah senin kamis selama dua minggu serta tahajud demi mengharapkan yang terbaik buat penulis, tentu saja besar harapan penulis untuk kembali menjalin hubungan dengan beliau. Tetapi kalau Allah SWT memiliki keputusan lain apa mau dikata, kita bisa saja berdoa dan berkehendak tapi hanya Allah SWT yang bisa mewujudkannya. Hanya Dia lah yang Maha Kuasa. Penulis yakin suatu saat nanti Allah SWT memberi balasan yang lebih baik yang bisa menggantikan beliau mengisi kekosongan hati penulis.
Mungkin ini jalan terbaik untuk kami, dibalik semua peristiwa pasti ada sesuatu yang bisa dipetik. Menyesali masa lalu adalah kesedihan, mencemaskan masa depan adalah kegelisahan berbuat yang terbaik untuk saat ini adalah kegembiraan.
Alhamdulillah penulis memiliki seorang Ibu yang pengertian. Berkat wejangan Ibu, penulis kembali semangat menjalani kehidupan ini. Berkat penafsiran Ibu tentang sang mantan pujaan hati, penulis bisa mendapat semua jawaban yang tak bisa penulis tafsirkan sendiri, I Love You Mom!!
Terima kasih atas semua waktu, perasaan, pengorbanan dan semua usahamu selama menemani kedewasaan ku ini. Ampunilah penulis apabila ada kekhilafan selama kita menjalin hubungan. Penulis hanyalah manusia ciptaan Allah yang tentu saja tak luput dari kesalahan.
Selamat tinggal bidadariku,
Semoga engkau bahagia dengan lelaki pilihanmu saat ini.
Semoga engkau bisa mencapai cita-cita muliamu.
See you on the TOP!!!
18.16 WIB
11 April 2011
break fast di titik temu.
break fast di titik temu.
'tempat menggapai mimpi'
Disempurnakan di atas pulau kapuk
22.35 WIBP
11 April 2011.
Sabtu, 16 April 2011
Gelas Kosong yang meluber
"Udah ga mau mikirin, terserah dae mau ngelakuin apa. lagi mau konsen kuliah dulu. kalo emang jodoh ga bakal kemana"
Itulah kata-kata yang membuat retina mata tidak bisa tertutup dengan tenangnya pada pukul 05.35 WIB. Kata-kata manis tersebut keluar dari bibir merah merekah yang hanya bisa penulis bayangkan mem\lalui sebuah suara yang tak asing lagi bagi penulis. Suara dari seorang wanita yang telah menemani penulis selama empat tahun lamanya, dalam suka maupun duka sengsara dan bahagia bersama dilalui.
Entah telah berapa banyak perjuangan dalam perjalanan kisah kami. Untuk sekedar bertatap muka saja, penulis harus menyebrangi lautan, untuk sekedar membelai rambut indahnya penulis harus menempuh ribuan kilometer terlebih dahulu. Begitupun sebaliknya, untuk sekedar merayakan ulang tahun penulis, beliau harus menempuh ribuan kilometer dari ujung timur ke ujung barat pulau Jawa.
Dialah seorang wanita yang paling mengerti penulis, yang paling tahu cara memperlakukan ditiap keadaan. hanya karena dia seorang yang mengerti penulis luar dan dalam. Ibarat sebuah gelas, apabila diisi air terus menerus akan penuh dan tumpah airnya. Mungkin seperti itu yang dirasakan oleh seorang wanita pelipur lara ini. 'Gelas' beliau mungkin telah penuh dengan kesabaran dan keluh kesah, sehingga meluber menjadi sebuah amarah yang tidak terbendung lagi, membuatnya berani mengambil keputusan yang terbilang berani ini.
Lumrahnya sepasang kekasih, memberi kabar satu sama lain, saling mengingatkan, saling pengertian, memberi semangat atau support biasa dilakukan. apalagi yang menganut sistem LDR(Long Distance Relationship) seperti penulis dan beliau. Porsi 'Lumrahnya sepasang kekasih' bisa dua kali lipat dan harus pas. terlalu sedikit bisa dicap masa bodoh atau tidak peduli. terlalu banyak juga dibilang overprotective. Serba salah memang, tapi itulah resiko sistem LDR. semua harus ada komitmen dan kejujuran adalah salah satu syarat utama.
Dalam kisah penulis dan beliau, rasanya dicap masa bodoh atau tidak peduli jauh dari itu. Karena hampir tiap hari penulis selalu berusaha mencari tahu kabar beliau, selalu berusaha memberi beliau kabar apa yang sedang penulis lakukan, begitupun sebaliknya. Meskipun akhir-akhir ini dari pihak beliau berkurang porsinya, mungkin beliau merasa cara penulis memperlakukannya terlalu berlebihan atau overprotective sehingga menimbulkan rasa kurang nyaman bagi beliau Yaa itu semua hanya karena rasa sayang penulis yang terlalu kelewat batas.
Awal mula kurangnya porsi dari beliau menurut hemat penulis, berawal saat beliau mulai terjun dalam dunia organisasi kemahasiswaan tempat beliau kuliah. Semester 3 tahun 2009 lalu. Hampir semua waktu luang beliau diluar jadwal kuliah tercurahkan untuk organisasinya, tak jarang sampai lewat jam 10 malam mengikuti rapat. Sehingga waktu istrahat beliau pun berkurang dan tentu saja waktu untuk sejenak menikmati masa-masa pacaran dengan penulis sudah tidak ada peluang lagi. Seiring berjalannya waktu beliau dalam organisasi lambat laun beliau mulai terbiasa dengan kesibukannya, mulai terbiasa melupakan penulis yang telah menjadi sebuah kewajiban tidak tertulis untuk memberi perhatian dan saling support satu sama lain sejak penulis pertama menjalin cinta dengan beliau, pada saat beliau duduk di bangku kelas 2 SMA.
Beliau sekarang sudah menjadi wanita yang tangguh, setidaknya ini dilihat dari kacamata penulis. Dahulu "Everything only dae(penulis), Everything because of dae, for dae". Ibarat urutan lantai, seorang Dae berada di level utama atau hal utama dibanding segalanya, sayangnya itu dulu. Saat ini seorang dae hanya berada dilantai Under Ground(UG) prioritas bagi beliau. atau bahkan bisa dilantai Basement. Sudah tak ada lagi pengorbanan beliau untuk penulis, jangankan telepon, untuk mengirim sms sehari sekali saja Alhamdulillah syukur. Semua berubah, semua berbeda.
Puncak jenuhnya terjadi pada saat penulis menelpon beliau disore hari, untuk sekedar mengetahui kabar beliau dan perlahan memupuk kembali rasa sayang beliau. Lima menit pertama obrolan berjalan seperti biasa, basa-basi tanya kabar. kebetulan pada saat itu beliau lagi di atas motor bersama seorang sahabatnya sedang mencari es kelapa muda untuk dinikmati. Sembari beliau mencari, sembari penulis menemani ngobrol. Pada destination pertama tempat jual es kelapa muda nihil, sudah habis. lanjut ke destination berikutnya, dewi fortuna pun belum berpihak, es kelapa muda kemballi habis stoknya.
Hasrat beliau untuk menikmati es kelapa muda sudah di ubun-ubun, di dua tempat penjual es kelapa gagal dinikmati, beliau pun naik pitam karena sudah bolak-balik mencari es kelapa muda tidak didapatkan jua. Di saat itu penulis masih menemani kegundahan beliau melalui telepon. karena hanya seperti itu yang penulis bisa lakukan, dibatasi oleh jarak dan waktu. beliaupun mengeluarkan kata-kata yang semakin menjelaskan betapa rasa sayang beliau pada penulis telah pudar. "Ntar sudah nelponnya, ngeganggu aja!!"
Kata tersebut tak sepanjang tombak pemburu, tetapi tajamnya mengalahkan tajamnya pedang algojo. Tak bisa penulis bayangkan, beliau yang sedemikian murah senyum, sopan, menghormati orang lain apalagi penulis, bisa mengeluarkan kata-kata yang menyayat hati seperti itu. Hanya beliau yang tahu.
Tak pernah sekalipun dalam hubunggan kami, penulis mendengar kata-kata seperti itu keluar dari bibir manis beliau. walaupun pernah menghentikan telepom apabila ada keperluan lain pasti dengan cara yang sopan dan saling pengertian, tak sekasar ini tentunya.
Terkadang apabila seseorang sudah merasa posisinya sudah diatas segalanya, tak ada keraguan lagi untuk melakukan apa dan bagaimana akibatnya.
| Keep be an Angel |
Senin, 29 November 2010
06.20 WIBB
Di atas pulau kapuk Arz III/16
bertempur dengan rasa kecewa yang menyayat hati
Senin, 29 November 2010
Hari Ulang Tahun = Hari pengurangan umur
| Surprise Ulang Tahun ke-20 Rezadompuwae |
Sebuah hal yang lumrah rasanya, apabila seorang teman atau sahabat dekat kita merayakan hari ulang tahunnya dengan mentraktir makan-makan teman sepermainannya. Bagi anak kos seperti saya, moment tersebut adalah moment yang ditunggu-tunggu karena bisa menerapkan strategi 'Matceng' (Hemat Goceng/atau hemat jatah uang makan sekali).Setelah strategi matceng tersebut biasanya acara ditutup dengan acara mengguyur teman yang sedang berulang tahun dengan berbagai macam campuran adonan.
Seperti :
- Adonan standar = Campurannya terdiri dari telur(kadang telur busuk), terigu, pewarna makanan, saos dan lain-lain.
- Adonan menengah atas = Campurannya terdiri dari Air got, air comberan, terigu dan lain-lain.
- Adonan Ekstrem = campurannya terdiri dari air kencing, air, rendaman pakaian selama seminggu yang baunya naudzubillah, bensin, oli dan lain-lain.
Tiga adonan diatas acap kali menjadi adonan yang lumrah dijumpai saat acara mengguyur teman yang 'hajatan'. Tipe-tipe adonan pun mengikuti tingkatan kebiasaan teman sepermainan kita. Wanita yang mayoritas sopan, biasa menggunakan adonan standar, dan laki-laki yang minoritas sopan biasa menggunakan adonan menengah atas, atau bahkan adonan ekstrem.
Untuk yang 'hajatan', siap-siap saja dengan pasrah menerima 'kado' tersebut. yang tentunya butuh puluhan kali membilas dengan sabun untuk menghilangkan bau tak sedap dari adonan tersebut. Entah darimana asal usulnya kegiatan seperti ini, hari ulang tahun yang sejatinya menjadi hari bahagia berubah menjadi hari penyiksaan.
| Hari Penyiksaan I tanggal 29 Nov 2008 |
| Hari Penyiksaan II tanggal 29 Nov 2008 |
Jika sedikit kita melirik lebih dalam, hari ulang tahun merupakan hari dimana kita usia kita bertambah, dan tentu saja hitungan hari dimana kesempatan kita untuk hidup di dunia semakin berkurang. Tak ada manusia yang abadi hanya pada Allah swt kita akan kembali.
Sayangnya hal seperti ini jarang 'bersanding' dalam otak dan pikiran kita. Hari pengurangan umur sepatutnya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang sekiranya dapat memberikan pahala dan amal saleh buat kita, guna dijadikan bekal di akhirat nanti.
Hari dimana kita berikhtiar untuk menjadi lebih baik lagi di kemudian hari, lebih cermat dalam berfikir, kreatif dalam bertindak, dan taqwa dalam berperilaku. suatu hal yang janggal memang, hari pengurangan umur malah kita rayakan dengan suka cita.
Ibarat dua sisi mata uang, yang tidak dinyatakan sah atau berlaku apabila hanya memiliki satu sisi. karena kita memiliki dua sisi mata uang yang saling melengkapi dalam identitasnya. Begitulah kiranya kehidupan kita, semua harus seimbang antara sisi yang satu dengan yang lainnya. Apabila satu sisi terlihat compang, maka sisi satunya sepatutnya mengimbangi. Apabila di hari pengurangan umur kita rayakan dengan suka cita maka hendaknya kita imbangi dengan kegiatan amal dan berbagi dengan sesama.
| Penyerahan simbolis bantuan pada Panti Asuhan Nurul Huda Malabar |
| Foto bersama (Panti Asuhan, Anak Yatim piatu dan rekan-rekan) |
Sabtu, 27 November 2010
04.56 WIBB
Di atas pulau kapuk Arz III/16
bertempur dengan insomnia yang melanda.
*diposkan tepat di Hari pengurangan umur penulis.
29112010
Senin, 22 November 2010
Peluang adalah harapan
"Manfaatkanlah peluang sebaik mungkin.
walau sekecil apapun peluang itu".
walau sekecil apapun peluang itu".
Kata inti dari ungkapan tersebut adalah Peluang yang memiliki arti harapan terjadinya suatu kejadian yang dikuantitatifkan. Peluang berhubungan dengan gagasan atau konsep kesempatan atau kemungkinan. Kita katakan peluangnya besar artinya kesempatan atau kemungkinan terjadinya besar, sebaliknya peluang kecil artinya kesempatan terjadinya kecil (sumber).
Menarik rasanya apabila dihubungkan dengan masa remaja. Kenapa saya bisa menyimpulkan seperti itu?? Ya, karena masa-masa remaja adalah masa kebebasan kita berekspresi sedemikian rupa. Peluang kita pada masa remaja untuk Do Something masih tersedia sangat banyak. Kita bebas berekspresi sekehendak hati kita, asalkan masih dalam lingkup norma-norma yang berlaku. contoh kecilnya saja dalam hal ekspresi berbusana. Berbagai macam mode busana silih berganti menjadi trend masa kini. hal ini sangat kentara terlihat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Makassar, Surabaya dll. Khususnya Bandung yang memiliki julukan Paris Van Java, kiblatnya mode busana para remaja. Ribuan industri kreatif bermunculan 10 tahun terakhir ini di Kota Bandung. termasuk bisnis kaos Distro atau Distribution Store yang hangat akhir-akhir ini.
Di daerah asal saya, Dompu - Nusa Tenggara Barat. Animo para remaja untuk berbusana yang modis sangat tinggi. bila dibandingkan dengan perkembangan seni dan budaya. Virus berbusana lebih cenderung diminati oleh para remaja. Seperti yang kita ketahui dewasa ini masyarakat Indonesia pada umumnya dan warga NTB pada khususnya sudah mulai melupakan akar seni dan budaya tradisional warisan para leluhur kita.
Di daerah Bima-Dompu misalnya, penggunaan Rimpu Tembe (Mirip Jilbab, tapi kainnya menggunakan kain tenun khas Bima-Dompu) sudah jarang terlihat lagi di pasar maupun di perkampungan. Yang dulunya masyarakat Bima-Dompu terbiasa menggunakan Rimpu tembe apabila keluar dari rumah atau berpergian guna menjaga aurat sebagaimana dianjurkan oleh Agama Islam yang merupakan Agama mayoritas warga Bima-Dompu. Di daerah Lombok misalnya, remaja Lombok minim akan pengetahuan tenatang sejarah, seni dan budaya khas Lombok, seperti sasarehan, kolam awet muda Narmada, merarik dll. walaupun tidak semua remaja Lombok seperti itu.
Menurut saya, pengembangan Ilmpu Pengetahuan tentang akar seni dan buadaya NTB sangat perlu digencarkan. jangan sampai menunggu Bangsa tetangga mengklaim baru kita sadar akan kekayakan seni dan budaya kita. Tata cara pengembangan pengetahuan tentang seni dan budaya ini pun harus melalui cara-cara kreatif. kenapa seperti itu, karena seperti yang kita ketahui sama-sama bagi sebagian besar remaja, duduk diam dikelas mendengarkan pemrasaran memberi penjelasan rasanya sangat membosankan, walaupun tidak sedikit juga remaja yang gemar dengan kegiatan belajar mengajar seperti itu. Cara kreatif salah satunya adalah menyisipkan pengetahuan seni dan budaya NTB pada hal-hal yang digemari oleh para remaja.
Inilah yang saya sebut sebagai peluang, dimana saat sekarang para remaja sedang gencar-gencarnya mengikuti trend mode busana, kita bisa memanfaatkan hal ini. Dengan cara menyisipkan kekayaan seni budaya dan pariwisata yang dimiliki NTB pada pemilihan desain pakaian yang akan diproduksi. dengan cara ini pengetahuan tentang seni, budaya dan pariwisata NTB akan terus diwarisi dari generasi ke generasi dengan tidak mengurangi nilai modis para remaja dalam berbusana.
Walaupun tidak maksimal, setidaknya bisa memberi atau memperkenalkan seni, budaya dan pariwisata kekayaan NTB pada para remaja dan pada khalayak umum. lebih baik seikit daripada tidak sama sekali. Inilah yang menjadi cikal bakal pemikiran dibentuknya Bale Lombo, salah satu label pakaian yang mengangkat kekayaan seni, budaya dan pariwisata dalam pemilihan konsep desainnya.yang dicetuskan oleh 3 mahasiswa rantau asli NTB dengan dibantu oleh seorang sahabat dari Jawa.
Semoga jalan yang kita tempuh ini mendapat Ridha dari Allah SWT sodaraku (Laridzae adimulya, Zamroni Alfianta, Aprian tejo). Amiin..
"Dalam perjuangan harus ada pengorbanan, perjuangan adalah proses mewujudkan cita-cita. Tidak ada perjuangan yang tanpa perngorbanan, Mengorbankan kesenangan masa muda yang sesaat demi belajar yang tekun adalah sebuah perjuangan mengukir sukses di masa depan".
Jum`at, 19 November 2010
01.06 WIBB (Waktu Indonesia Bagian Bogor)
Di dalam Ruang 1116 Ilkom
disempurnakan di Arz III/16
Sabtu, 13 November 2010
20.10.2010
Sebuah deretan bilangan yang bila dilihat sepintas tidak memiliki arti yang berarti, tapi jika dilihat sejarah yang terjadi pada tanggal seperti yang tertera pada judul di atas yaitu tanggal 20 bulan 10 tahun 2010 merupakan hari dimana saya mendapatkan secara legal gelar pertama yang saya raih setelah berperang dan berjibaku dengan ilmu pengetahuan selama 3 tahun / 35 bulan pada Direktorat Program Diploma Institut Pertanian Bogor.
Memang sekedar gelar A.Md yang merupakan singkatan dari Angkatan Muda, gelar yang diberikan bagi mahasiswa yang kuliah di Diploma III, kalau dalam Bahasa Minang sering diplesetkan oleh teman-teman saya menjadi A.Md = Alah Menganggur Den (Sudah menganggaur saya.hehe. . .). Tak sedikit kalangan yang memandang sebelah mata gelar tersebut, bahkan dihantui susah mendapat kerja bagi mahasiswa lulusan Diploma III di era globalisasi ini. Apalagi dewasa ini telah menjadi tren gelar S2 atau Master (M.Sc, M.Si, dan lain-lain), entah itu didapatkan dengan kerja keras dan usaha yang berat atau sekedar "membeli ijasah" pada makelar ijasah, yang sekarang banyak berkeliaran bebas di Perguruan Tinggi.
Biar bagaimanapun untuk mendapat gelar tersebut kami harus belajar dan berusaha sekuat tenaga, tak jarang kami begadang sampai pagi unruk sekedar menyelesaikan project sebuah mata kuliah, terkadang kami lupa sendiri untuk sejenak menikmati santapan, apabila sudah kecanduan mengerjakan project. Gelar ini tidak kami dapatkan semudah membalikkan telapak tangan, untuk melanjutkan ke tingkat 2 atau tahun kedua kuliah dari tingkat 1 atau tahun pertama kuliah, kami harus memenuhi syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) >= 2.00 dan apabila tidak memenuhi syarat tersebut sebuah keprek(keputusan Rektor) langsung beraksi untuk men-Dropout(DO) mahasiswa tersebut.
Tidak mengenal anak siap dan darimana kalau sudah seperti itu tidak ada kata tidak jadi. Banyak teman-teman saya yang tidak berhasil memenuhi syarat tersebut, dari jumlah awal mahasiswa Teknik Komputer angkatan 44 Direktorat Program Diploma Institut Pertanian Bogor sebanyak 189 Mahasiswa, yang diwisuda pada tanggal keramat 20.10.2010 hanya sebanyak 163 Mahasiswa (sumber : buku Lulusan Program Diploma IPB 2010).
Sebuah aturan yang menyeramkan memang, tapi untuk menjaga mutu pendidikan serta lulusan yang berkompeten di bidangnya Direktorat Program Diploma Institut Pertanian Bogor harus melakukan itu, semoga saja teman-teman saya yang tidak beruntung di Direktorat Program Diploma Institut Pertanian Bogor bisa beruntung di Perguruan Tinggi lainnya, ata bahkan bisa sukses di dunia kerja, Amiin.
Seorang A.Md, lebih dipersiapkan untuk menjadi seorang praktisi, berbeda dengan S1 yang lebih condong ke teoritis. Kami ditempa untuk siap bekerja dimanapun dan kapanpun. Apabila beberapa kelangan menilai lulusan Diploma III susah mendapatkan pekerjaan, saya tidak mau ambil pusing!
Kalau susah menjadi Job Seeker (pencari kerja), kenapa kita tidak menjadi Job Creator(penyedia lapangan pekerjaan)???
Kalau bisa menjadi Bos di perusahaan sendiri, kenapa harus menjadi karyawan di perusahaan orang lain???
Be a Succes Entrepreneur...!!
Senin, 25 oktober 2010
pukul 18.07 WIBB (Waktu Indonesia Bagian Bogor)
di atas pulau kapuk kamar 11, Arzimar III/16
ditemani 234+kopihitam
Memang sekedar gelar A.Md yang merupakan singkatan dari Angkatan Muda, gelar yang diberikan bagi mahasiswa yang kuliah di Diploma III, kalau dalam Bahasa Minang sering diplesetkan oleh teman-teman saya menjadi A.Md = Alah Menganggur Den (Sudah menganggaur saya.hehe. . .). Tak sedikit kalangan yang memandang sebelah mata gelar tersebut, bahkan dihantui susah mendapat kerja bagi mahasiswa lulusan Diploma III di era globalisasi ini. Apalagi dewasa ini telah menjadi tren gelar S2 atau Master (M.Sc, M.Si, dan lain-lain), entah itu didapatkan dengan kerja keras dan usaha yang berat atau sekedar "membeli ijasah" pada makelar ijasah, yang sekarang banyak berkeliaran bebas di Perguruan Tinggi.
Biar bagaimanapun untuk mendapat gelar tersebut kami harus belajar dan berusaha sekuat tenaga, tak jarang kami begadang sampai pagi unruk sekedar menyelesaikan project sebuah mata kuliah, terkadang kami lupa sendiri untuk sejenak menikmati santapan, apabila sudah kecanduan mengerjakan project. Gelar ini tidak kami dapatkan semudah membalikkan telapak tangan, untuk melanjutkan ke tingkat 2 atau tahun kedua kuliah dari tingkat 1 atau tahun pertama kuliah, kami harus memenuhi syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) >= 2.00 dan apabila tidak memenuhi syarat tersebut sebuah keprek(keputusan Rektor) langsung beraksi untuk men-Dropout(DO) mahasiswa tersebut.
Tidak mengenal anak siap dan darimana kalau sudah seperti itu tidak ada kata tidak jadi. Banyak teman-teman saya yang tidak berhasil memenuhi syarat tersebut, dari jumlah awal mahasiswa Teknik Komputer angkatan 44 Direktorat Program Diploma Institut Pertanian Bogor sebanyak 189 Mahasiswa, yang diwisuda pada tanggal keramat 20.10.2010 hanya sebanyak 163 Mahasiswa (sumber : buku Lulusan Program Diploma IPB 2010).
Sebuah aturan yang menyeramkan memang, tapi untuk menjaga mutu pendidikan serta lulusan yang berkompeten di bidangnya Direktorat Program Diploma Institut Pertanian Bogor harus melakukan itu, semoga saja teman-teman saya yang tidak beruntung di Direktorat Program Diploma Institut Pertanian Bogor bisa beruntung di Perguruan Tinggi lainnya, ata bahkan bisa sukses di dunia kerja, Amiin.
Seorang A.Md, lebih dipersiapkan untuk menjadi seorang praktisi, berbeda dengan S1 yang lebih condong ke teoritis. Kami ditempa untuk siap bekerja dimanapun dan kapanpun. Apabila beberapa kelangan menilai lulusan Diploma III susah mendapatkan pekerjaan, saya tidak mau ambil pusing!
Kalau susah menjadi Job Seeker (pencari kerja), kenapa kita tidak menjadi Job Creator(penyedia lapangan pekerjaan)???
Kalau bisa menjadi Bos di perusahaan sendiri, kenapa harus menjadi karyawan di perusahaan orang lain???
Be a Succes Entrepreneur...!!
| Rezadompuwae mendapat ucapan selamat dari Rektor IPB |
| Senyuman P*psodent seorang Rezadompuwae |
Senin, 25 oktober 2010
pukul 18.07 WIBB (Waktu Indonesia Bagian Bogor)
di atas pulau kapuk kamar 11, Arzimar III/16
ditemani 234+kopihitam
Rabu, 10 November 2010
Sebuah Film Kehidupan
Benar apa yang dikatakan oleh Group Band Legendaris God Bless, Dunia adalah Panggung Sandiwara. Kehidupan memang panggung sandiwara, terkadang kita bisa menjadi Raja,yang bisa seenaknya memerintah dan berkuasa. Terkadang pula kita bisa menjadi seorang prajurit yang tak punya hak untuk berkuasa dan tanduk akan kekuasaan sang Raja.
Kita semua, adalah 'Aktor', aktor dalam film yang disutradarai, diproduseri, dibiayai dan dikonsumsi oleh diri kita sendiri. Film itu, tak lain adalah jalan hidup kita sendiri yang harus kita jalani. Semua terserah kita, kita bisa menjadi aktor protagonis, yang selalu dipuja dan bersifat baik tentu saja penggemarnya banyak. Kita bisa menjadi aktor Antagonis, yang dalam cerita jarang sekali memasang muka ceria atau tersenyum, kadang tersenyum pun diatas penderitaan orang lain. atau kita mau menjadi penengah, sebagai aktor yang netral.
Tak ada yang bisa medoktrin kita menjadi aktor yang seperti apa, tak ada pula yang mendikte kita menjadi ini dan itu. ini bukan lagi zaman Siti Nurbaya. dimana kebebasan masih menjadi hal yang mahal. karena dalam film ini kita mempunyai hak untuk menjadi seperti apa.
Sama halnya dalam kehidupan, kita bisa memilih ingin menjadi orang seperti apa dalam kehidupan. Apakah orang yang bahagia di atas penderitaan orang. orang yang bisa berbagi di kala suka dan duka atau orang yang seimbang antara kejahatan dan kebaikan??
Semua adalah Hak kita.
Karena kehidupan adalah pilihan, kita yang memilih ingin menjadi apa dan bagaimana. jangan sampai keadaan yang menguasaia kita. kita sepatutnya yang menguasai keadaan, karena kita adalah sutradara kehidupan kita sendiri.
Mulai dari hal kecil seperti memakai baju apa yang cocok untuk memulai hari, kita sudah harus melakukan pilihan. pilihan memakai warna cerah bisa memberikn efek ceria buat kita. atau pilihan warna gelap memberi kesan elegan misteri dan lain-lain. apalagi untuk sebuah hal yang besar kita harus pintar-pintar membuat suatu keputusan yang tepat. contohnya saja pilihan memilih pasangan hidup yang tentu saja mengakhiri masa lajang kita dan sebagai pendamping setia sampa ajal menjemput kita kelak. salah sedikit saja dalam memilih, jelas sesal kemudian tak adalah gunanya.
Make Ur best Choice, for your better life. . .
Sabtu, 16 okt 2010
15:32 WIBB (Waktu Indonesia Bagian Bogor)
di dalam ruang kelas 1116/Ilkom
Kampus IPB Barangsiang
Jumat, 26 Februari 2010
Jumat siang 26 Feb 2010

Dalam sebuah peringatan hari besar di Indonesia, akan selalu ditandai dengan Hari Libur Nasional. Semua kantor, sekolahan ataupun kampus serentak mengadakan libur, banyak yang merayakan hari libur ini dengan berlibur atau bertamasya ke tempat-tempat hiburan, dan tak jarang juga yang menghabiskan waktu liburan di rumah saja.
Termasuk hari ini, semua umat islam di Dunia memperingati Hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW.
Umat Islam Banyak yang mengadakan pengajian bersama, yasinan ataupun mengadakan Khotbah-Khotbah di Masjid dll.
Tapi ada satu yang saya rasa sangat berbeda pada hari ini, sangat spesial kalau menurut saya. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tepat pada hari Juma`at, hari yang diberkahi oleh Allah SWT dbanding dengan hari-hari lainnya, karena pada hari jumat semua umat muslim di dunia mengadakan sholat Jum`at bersama yang dilakukan pada saat dzuhur atau tepat ditengah hari.
Pada saat saya menjalankan kewajiban sholat Jum`at hari ini, seperti biasa saya pergi bersama teman-teman kontrakan. saya masuk dipelataran masjid khatib sedang khotbah. sesuatu yang jarang saya lihat terpampang di depan mata saya.
Masjid tempat saya biasa sholat Jumat PENUH dengan umat muslim yang ingin melaksanakan sholat.
Alhasil saya dapat tempat duduk paling belakang dekat dengan tempat rak sandal.
Sembari duduk setelah sholat sunnah, sambil mendengarkan khotbah saya berpikir ada apa gerangan juma`at kali ini banyak umat muslim yang sholat di masjid ini, bukannya mau su`zon atau gimana, sangat beda dari biasanya.
Khotbah dari sang khatib menyadarkan saya dari lamunan, topik utama yang beliau angkat adalah tentang Nabi Muhammad SAW. Bagaimana Sang Panglima dan Nabi akhir zaman memimpin Umatnya, bagaimana beliau menjadi Rasul sekaligus Nabi yang diutus oleh Allah SWT sebagai syuri tauladan umat Islam di seluruh dunia.
Saya terpukau dengan khotbah yang dibawakan oleh sang khatib, walaupun dapat posisi yang tak mengenakan karena berada dekat dengan rak sandal serta hawa udara di emperan masjid yang sangat panas sampai saya bermandikan keringat. menjelang akhir khotbah, tiba-tiba terdengar suara tangisan dari sang khatib. hampir semua umat islam yang mengadakan sholat di masjid tersebut terfokus pada satu pandangan, menuju pada sang khotib. Betapa khusu`nya khotbah beliau sampai air mata jatuh dari pelupuk matanya.
Saking besarnya cinta beliau kepada Rasul Allah tersebut, sampai kami para jama`ah masjid tersebut ikut terbawa arus menghayati isi khotbah dari beliau.
Syukur Alhamdulillah umat muslim makin banyak yang menjalankan ibadah, mudah-mudahan ini menjadi pertanda semua umat muslim di dunia menjadi ahli surgaNya kelak.
Amiin ya Rabb.
Salam Merdeka
Hai,,
Nama Saya Reza Rifyal Akbar.
Orang Dompu(salah satu kabupaten yang berada di provinsi NTB), sekarang lagi merantau di kota hujan> Bogor. Kebetulan dapat rejeki kuliah di Perguruan Tinggi Negeri(PTN) yang masuk 500 besar PTN seluruh Dunia yaitu Institut Pertanian Bogor(IPB).
di Jurusan Teknik Komputer 44.
Menjadi seorang perantau enak enak ga enak,, tapi kebanyakan ga enak apalagi pas tanggal tua. Beuuh. . . .
Mungkin temen-temen blogger yang pernah menyandang status anak KOS pasti tau gimana suka duka menjadi anak kos..
"Senin puasa selasa ngutang rabu bayar kamis ngutang lagi"
Begitu lah kira-kira.hehe. . .
tapi dari semua musibah, masalah yang menghampiri kita bisa megambil sisi positifnya, kita bisa belajar bertahan hidup di kampung orang, yang notabenenya jauh dari kampung halaman dan asuhan orang tua. kita bisa belajar bagaimana hidup saling membantu dan menghormati satu sama lain, kita bisa belajar mengenal ciri budaya dan adat dari berbagai daerah karena di Bogor khususnya IPB berbagai macam mahasiswa/i dari berbagai daerah yang memiliki Adat dan Budaya yang beragam berkumpul.
Well, semua ada hikmahnya. Semua ada sisi positif dan negatifnya, tergantung bagaimana kita menyikapi tiap masalah. Jangan hanya memandang suatu masalah hanya dari 1 sisi.
Pandanglah sebuah masalah dari berbagai sisi yang berbeda, karena di setiap cobaan pasti ada hikmah yang tersembunyi dibaliknya.
LIFE MUST GO ON!!!
Nama Saya Reza Rifyal Akbar.
Orang Dompu(salah satu kabupaten yang berada di provinsi NTB), sekarang lagi merantau di kota hujan> Bogor. Kebetulan dapat rejeki kuliah di Perguruan Tinggi Negeri(PTN) yang masuk 500 besar PTN seluruh Dunia yaitu Institut Pertanian Bogor(IPB).
di Jurusan Teknik Komputer 44.
Menjadi seorang perantau enak enak ga enak,, tapi kebanyakan ga enak apalagi pas tanggal tua. Beuuh. . . .
Mungkin temen-temen blogger yang pernah menyandang status anak KOS pasti tau gimana suka duka menjadi anak kos..
"Senin puasa selasa ngutang rabu bayar kamis ngutang lagi"
Begitu lah kira-kira.hehe. . .
tapi dari semua musibah, masalah yang menghampiri kita bisa megambil sisi positifnya, kita bisa belajar bertahan hidup di kampung orang, yang notabenenya jauh dari kampung halaman dan asuhan orang tua. kita bisa belajar bagaimana hidup saling membantu dan menghormati satu sama lain, kita bisa belajar mengenal ciri budaya dan adat dari berbagai daerah karena di Bogor khususnya IPB berbagai macam mahasiswa/i dari berbagai daerah yang memiliki Adat dan Budaya yang beragam berkumpul.
Well, semua ada hikmahnya. Semua ada sisi positif dan negatifnya, tergantung bagaimana kita menyikapi tiap masalah. Jangan hanya memandang suatu masalah hanya dari 1 sisi.
Pandanglah sebuah masalah dari berbagai sisi yang berbeda, karena di setiap cobaan pasti ada hikmah yang tersembunyi dibaliknya.
LIFE MUST GO ON!!!
Minggu, 27 Desember 2009
Isi wonca tunti
Ini tulisan pertama saya setelah mengikuti tutorial membuat blog
Saya masih bingung kudu ngapain, maklum masih newbie pisan:-) biarpun saya kuliah di Teknik Komputer IPB tapi masih katro sama yang beginian:-( maklumlah orang Dompu, kurang update sama tekhnologi. Untung kuliah di Bogor, jadi bisa tahu bentuk Tugu Kujang kayak gimana, pasar 24 jam yang kebanyakan penjualnya cowok, entah kemana para wanitanya(tw terima duit saja kali ya??Hhmm), bisa tahu kalau jalanan macet itu bukan karena padatnya kendaraan tapi gara-gara angkot yang naik turunkan penumpang di jalan(Coba ada halte khusus Angkot ya??) . Kalau ga kuliah di Bogor mana tw yang begituan.:-D
Kalau ga kuliah disini juga saya mana mungkin di beliin vespa, yang sekarang meneman suka dan duka saya disini. pertama punya vespa tu saya senang bukan kepalang!! karena itu merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, saya waktu SMA pernah ngebayangin kalau punya vespa itu kayak gimana, keren pasti. eeh kesampean dapat vespanya pas kuliah:-D
Ntar gw post juga deh suka duka saya sama Scooter Love saya, niy baru tulisan perdana. So, mpe sini dulu ye.
mungkin setelah beberapa hari ke depan saya bisa ngutak ngatik niy website biar bisa bermanfaat buat yang mengunjunginya..
I Hope So..
Saya masih bingung kudu ngapain, maklum masih newbie pisan:-) biarpun saya kuliah di Teknik Komputer IPB tapi masih katro sama yang beginian:-( maklumlah orang Dompu, kurang update sama tekhnologi. Untung kuliah di Bogor, jadi bisa tahu bentuk Tugu Kujang kayak gimana, pasar 24 jam yang kebanyakan penjualnya cowok, entah kemana para wanitanya(tw terima duit saja kali ya??Hhmm), bisa tahu kalau jalanan macet itu bukan karena padatnya kendaraan tapi gara-gara angkot yang naik turunkan penumpang di jalan(Coba ada halte khusus Angkot ya??) . Kalau ga kuliah di Bogor mana tw yang begituan.:-D
Kalau ga kuliah disini juga saya mana mungkin di beliin vespa, yang sekarang meneman suka dan duka saya disini. pertama punya vespa tu saya senang bukan kepalang!! karena itu merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, saya waktu SMA pernah ngebayangin kalau punya vespa itu kayak gimana, keren pasti. eeh kesampean dapat vespanya pas kuliah:-D
Ntar gw post juga deh suka duka saya sama Scooter Love saya, niy baru tulisan perdana. So, mpe sini dulu ye.
mungkin setelah beberapa hari ke depan saya bisa ngutak ngatik niy website biar bisa bermanfaat buat yang mengunjunginya..
I Hope So..
Jumat, 25 Desember 2009
Biografi Slank
Group musik Slank adalah salah satu grup musik papan atas, yang bermula dari berdirinya Cikini Stones Complex (CSC) pada 26 Desember 1983, yaitu grup musik yang terdiri dari anak-anak SMA Perguruan Cikini, Jakarta.
CSC terdiri dari Bimo Setiawan (drum), Boy (gitar), Kiki (gitar), Abi (bass), Uti (vokal), dan Well Welly (vokal), yang banyak mengekspresikan kecintaan pada lagu-lagu Rolling Stones. Namun Sayang, grup ini tidak bertahan dan membubarkan diri.
Seiring berkembangnya waktu, Slank mengalami perubahan personil sampai 14 kali pada 1996 yang bertahan hingga sekarang. Formasi terakhir yang dimulai dari album ke-7 Slank, terdiri dari Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar).
Album Slank, di antaranya Suit-Suit....Hehehe (Gadis Sexy) (1990), Kampungan (1991), Piss (1993), Generasi Biru (1995), Minoritas (1996), Lagi Sedih (1996), Tujuh (1997), Mata Hati Reformasi (1998), 1999 (999), Virus (2001), Satu Satu (2003), Bajakan! (2003), Road to Peace (2004), Plur (2005), Slankisme (2006) dan Slow But Sure (2007).
Sementara itu, lagu Gosip Jalanan dari album PLUR yang dirilis pada 2004 berbuah sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Slank yang saat itu menjadi duta anti-korupsi untuk KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dianggap 'melecehkan' dewan melalui syair-syair lagu tersebut. DPR-RI melalui Lembaga Kehormatan Dewan berencana melancarkan tuntutan pada grup anak muda ini, meski kemudian rencana tersebut dibatalkan.
Rencana Slank untuk Go International mulai terlihat di pertengahan 2008. Dengan kolaborasi dengan The Big Hip, sebuah band asal Jepang, menghasilkan sebuah album, THE BIG HIP. Hebatnya di album ini, Slank menggunakan 3 bahasa sekaligus, Indonesia, Jepang dan Inggris. Bagi para slanker, Slank bakal memberikan bonus berupa VCD Exclusive kegiatan Slank di Jepang bila pembelian kaset atau CD album terbaru Slank.
CSC terdiri dari Bimo Setiawan (drum), Boy (gitar), Kiki (gitar), Abi (bass), Uti (vokal), dan Well Welly (vokal), yang banyak mengekspresikan kecintaan pada lagu-lagu Rolling Stones. Namun Sayang, grup ini tidak bertahan dan membubarkan diri.
Seiring berkembangnya waktu, Slank mengalami perubahan personil sampai 14 kali pada 1996 yang bertahan hingga sekarang. Formasi terakhir yang dimulai dari album ke-7 Slank, terdiri dari Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar).
Album Slank, di antaranya Suit-Suit....Hehehe (Gadis Sexy) (1990), Kampungan (1991), Piss (1993), Generasi Biru (1995), Minoritas (1996), Lagi Sedih (1996), Tujuh (1997), Mata Hati Reformasi (1998), 1999 (999), Virus (2001), Satu Satu (2003), Bajakan! (2003), Road to Peace (2004), Plur (2005), Slankisme (2006) dan Slow But Sure (2007).
Sementara itu, lagu Gosip Jalanan dari album PLUR yang dirilis pada 2004 berbuah sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Slank yang saat itu menjadi duta anti-korupsi untuk KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dianggap 'melecehkan' dewan melalui syair-syair lagu tersebut. DPR-RI melalui Lembaga Kehormatan Dewan berencana melancarkan tuntutan pada grup anak muda ini, meski kemudian rencana tersebut dibatalkan.
Rencana Slank untuk Go International mulai terlihat di pertengahan 2008. Dengan kolaborasi dengan The Big Hip, sebuah band asal Jepang, menghasilkan sebuah album, THE BIG HIP. Hebatnya di album ini, Slank menggunakan 3 bahasa sekaligus, Indonesia, Jepang dan Inggris. Bagi para slanker, Slank bakal memberikan bonus berupa VCD Exclusive kegiatan Slank di Jepang bila pembelian kaset atau CD album terbaru Slank.
Langganan:
Postingan (Atom)





